FPI Bekasi Raya: Ustad-ustad yang Ditangkap Nasibnya Bagaimana? Ahok Hanya Dihukum Rendah

(Ilustrasi) Seorang warga membentangkan spanduk sambil menunggu kereta ke Jakarta di Stasiun Bekasi, Jumat (4/11/2016). (Foto: Dokumentasi/GoBekasi)

(Ilustrasi) Seorang warga membentangkan spanduk sambil menunggu kereta ke Jakarta di Stasiun Bekasi, Jumat (4/11/2016). (Foto: Dokumentasi/GoBekasi)

SEKRETARIS Jenderal FPI Bekasi Raya Ustad Barkatullah tidak puas atas keputusan JPU yang dijatuhkan terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok selama 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun.

“FPI tidak puas dengan keputusan JPU. Karena hukuman yang seharusnya ditimpalkan kepada Ahok adalah dengan pemberatan 5 Tahun penjara,” tegas Sekretaris jendral FPI Bekasi Raya, Barkatullah, Kamis (20/4/2017) kepada GoBekasi.co.id

Padahal, lanjut Barkat, dalam kasus Ahok sudah banyak saksi-saksi valid yang telah memaparkan penodaan agama yang dilakukan oleh Ahok.

Mereka mendorong JPU agar dapat memvonis Ahok dengan pasal yang sudah ditetapkan yakni, Pasal 156 atau hukuman 5 tahun penjara. Hukuman yang dilimpahkan kepada Ahok tidak sebanding apa yang sudah dilakoninya.

Tidak sebanding apa yang sudah terjadi saat ini, kata Barkat, banyak sudah ustad yang ditangkap oleh aparat hukum saat ini mendorong kasus Ahok.

“Ustad-ustad yang ditangkapi itu nasibnya bagaimana. Tidak sedikit yang berada di Polda Metro jaya tidak terkecuali GNPF MUI, dan mereka belum mendapatkan kepastian. Sedangkan Ahok hanya mendapatkan hukuman yang rendah,” sesal dia. (kub/gob)



loading...

Feeds