Satpol PP Kabupaten Bekasi Tidak Gentar Tutup THM, tapi Masih Ada yang Ditunggu…

(Ilustrasi) Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi mensidak tempat hiburan malam (THM). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi.co.id)

(Ilustrasi) Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi mensidak tempat hiburan malam (THM). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi.co.id)

KEPALA Satpol PP Kabupaten Bekasi, Sahat MBJ Nahor, mengaku tidak takut menutup tempat hiburan malam (THM) yang melanggar peraturan. Namun eksekusi THM itu setelah hasil sosialisasi Perda Nomor 3 Tahun 2016 diserahkan ke bupati.

“Kalau sudah ada laporan ke bupati baru kita lakukan penegakan perda, kita tidak pernah takut, hanya memang kita sampaikan jangan membingungkan masyarakat juga, sesuai dengan amanat Perda Nomor 3 sebelum kita melakukan penegakannya,” katanya.

Sosialisasi Perda Nomor 3 Tahun 2016 itu dilakukan oleh Dinas Pariwisata. Sahat mengaku hingga kini masih berkomunikasi dengan dinas tersebut sebelum sosialisasi perda berakhir.

“Kita masih menunggu kepala Dinas Pariwisata menyampaikan hasil laporan sosialisasi kepada Ibu Bupati yang menyatakan sosialisasi itu sudah selesai. Baru setelah sosialisasi kita akan lakukan tahapan penegakan perda tersebut,” ujarnya.

Soal batas waktu sosialisasi perda tersebut, Sahat mengaku tidak mengetahuinya. Ia membantah jika dikatakan ada kepentingan di balik belum dilakukannya penertiban THM.

“Tidak ada kepentingan, dan kita tidak takut,” katanya.

Sebelum eksekusi, THM terlebih dulu diberi teguran sebanyak dua kali. Jika tidak diindahkan, maka diberi peringatan sebanyak dua kali. Jika tidak ditanggapi juga, maka THM dieksekusi.

“Intinya kita menunggu, kalau melihat perda sudah berlaku, makanya kita berharap secepatnya dari Dinas Pariwisata disampaikan ke bupati hasil laporan sosilisasinya selama ini,” ungkapnya.

THM yang menjadi sasaran penertiban Satpol PP Kabupaten Bekasi berdasarkan Perda Nomor 3 Tahun 2016. Jenis tempat hiburan malam yang dilarang seperti diskotik, karaoke, pub, live music, spa dan panti pijat.

(dho/pj/gob)



loading...

Feeds

(Ilustrasi) Kondisi arus balik di Tol Jakarta-Cikampek pada Sabtu (9/7/2016) malam. (Foto: Rezza Rizaldi/GoBekasi)

Prediksi Puncak Arus Balik: 30 Juni

JASA Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada Jumat (30/6) dengan volume lalu lintas mencapai 110 ribu kendaraan. …