Pilkada Putaran Kedua, Perbatasan Jakarta-Bekasi Bakal Dijaga Ketat

(Ilustrasi) Kapolres Metro Bekasi Kombes Asep memberikan penghargaan kepada anggota polres, Senin (17/4/2017). (Foto: Ist)

(Ilustrasi) Kapolres Metro Bekasi Kombes Asep memberikan penghargaan kepada anggota polres, Senin (17/4/2017). (Foto: Ist)

BESOK Pilkada DKI Jakarta berlangsung dan bersamaan dengan itu Front Pembela Islam (FPI) menggelar Tamasya Almaaidah yang mendorong ribuan orang dari luar Jakarta untuk ikut hadir mengawal pilkada.

Pada 17 April 2017, polisi resmi mengeluarkan maklumat pelarangan mobilisasi massa dari luar Jakarta dan hal itu membuat kepolisian dari Polresta Bekasi Kota mengirimkan personelnya menjaga tiap TPS di wilayah Jakarta.

Polres Metro Bekasi (Kabupaten) mengirim sebanyak 750 personel, jumlah yang sama juga dikirimkan oleh Polres Metro Bekasi Kota. Anggota itu akan disebar untuk menjaga tiap TPS di Jakarta.

Sementara itu, menurut Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, pihaknya akan mengerahkan 1.800 personel untuk menjaga tiap perbatasan, termasuk di tol dan jalan raya.

PDIP Kota Bekasi, menurut informasi, juga akan mengerahkan  50 satgas untuk berjaga di perbatasan Bekasi-Jakarta.

“Kita akan sebar di wilayah Jakarta Timur agar tidak ada pemilihan eksodus dari luar Jakarta nanti,” kata Wakil Sekretaris PDIP Kota Bekasi, Denny Brata Affandi.

Sementara itu, Jawara Bekasi Damin Sada, tak gentar dengan penghalauan massa di perbatasan, pihaknya mengaku akan tetap berangkat ke Jakarta.

“Angka tetapnya saya tidak tau pasti, tapi diperkirakan mencapai ratusan orang akan berangkat. Kemarin para jawara juga sudah berkumpul di Babelan,” kata dia. (gob)



loading...

Feeds