Segel 30 Persen Reklame, Pemkot Kejar Target PAD Rp80 Miliar

SOSIALISASI PBB: Reklame raksasa sosiaslisasi Pajak Bumi Bangunan (PBB) berada di Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi, kemarin. Tiga tahun warga belum mendapatkan SPPT Pajak Bumi Bangunan (PBB). Dok/RADAR BEKASI

SOSIALISASI PBB: Reklame raksasa sosiaslisasi Pajak Bumi Bangunan (PBB) berada di Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi, kemarin. Tiga tahun warga belum mendapatkan SPPT Pajak Bumi Bangunan (PBB). Dok/RADAR BEKASI

PEMERINTAH Kota Bekasi menarget Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp80 miliar dari pajak reklame tahun ini. Kendati menyegel 30 persen dari total 1.145 titik, dan 5 jembatan penyeberangan orang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bekasi optimis bisa capai target.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bekasi, Tri Adhianto mengaku akan berusaha semaksimal mungkin untuk merealisasikan target tersebut.

“Tahun lalu target Rp 60 miliar, terealisasi sebesar Rp 40 miliar,” bebernya, Senin (17/4/2017).

Sementara Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Maryadi mengatakan, mendukung langkah pemerintah melakukan identifikasi ulang papan reklame.

“Agar target pendapatan realistis,” kata dia.

Ia mengatakan, langkah tegas dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk menertibkan reklame di Kota Bekasi. Jika tak begitu, kata dia, Kota Bekasi akan menjadi hutan reklame.

“Bukan menambah keindahan kota, reklame malah menjadikan kota semrawut,” ujar dia. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNJ bertemu dengan Menkopolhukam Wiranto, Rabu (16/8/2017). (Foto: Ist)

IKA UNJ Audiensi dengan Menkopolhukam

IKATAN Keluarga Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) bertemu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto yang dipimpin Juli Ardiantoro, …