Breaking News: Polisi Tangkap Orator Demo Gereja Santa Clara

Sekjen Majelis Silaturahmi Umat Islam Bekasi, Ismail Ibrahim (tengah), dan perwakilan DKM Kota Bekasi, Ahmad Sahidin (kanan) usai audiensi di Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Rabu (5/4/2017).

Sekjen Majelis Silaturahmi Umat Islam Bekasi, Ismail Ibrahim (tengah), dan perwakilan DKM Kota Bekasi, Ahmad Sahidin (kanan) usai audiensi di Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Rabu (5/4/2017).

POLDA Metro Jaya tangkap Ismail Ibrahim, salah seorang orator demonstrasi penolakan pembangunan Gereja Katolik Santa Clara, Jalan Lingkar Utara, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara.

Polisi meringkus Ismail di kediamannya, Perumahan Telaga Mas RW 13, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Selasa (11/4/2017) pukul 00:00 WIB dini hari.

Hal ini buntut dari pencabutan plang pembangunan Gereja Katolik Santa Clara. Pria yang menjabat sebagai Sekretaris Jendral Majelis Silaturahmi Umat Islam Bekasi (MSUIB) itu mencabut plang milik Gerjea pada tahun 2016 silam.

Selain itu, Ismail juga dilaporkan oleh Wali Kota Bekasi tertanggal 30 Maret 2017 bernomor TRL/1582/III/2017/PMJ/Ditreskrimum dengan kasus pencemaran nama baik dengan jerat Pasal 310 KUHP.

Pria yang berprofesi sebagai penjual buku di bilangan Bekasi Utara itu dilaporkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi karena menuduhnya ‘Komunis’ pada aksi massa 24 Maret 2017 lalu.

“Iya terjadi penangkapan oleh Polda Metro Jaya terhadap pak ustad,” ujar salah seorang tetangganya, Arif, Selasa (11/4/2017) kepada GoBekasi.co.id. (kub/gob)



loading...

Feeds

Belum Capai Terget, Pendaftaran Agen Sosialisasi Pilgub Jabar Diperpanjang

Hasil Survei Bukan Syarat Kemenangan

TIM Pemenangan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 2, TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah), Waras …