Neneng Akui Kabupaten Bekasi Minim Taman

Warga sedang menikmati fasilitas ruang terbuka milik perumahan di Tambun Selatan. Pemerintah Kabupaten Bekasi belum bisa memenuhi kebutuhan ruang terbuka untuk warganya. (Foto: Raiza Radar Bekasi)

Warga sedang menikmati fasilitas ruang terbuka milik perumahan di Tambun Selatan. Pemerintah Kabupaten Bekasi belum bisa memenuhi kebutuhan ruang terbuka untuk warganya. (Foto: Raiza Radar Bekasi)

BUPATI Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengakui hingga saat ini ruang terbuka hijau (RTH) di daerahnya masih kurang dari ideal. Ruang publik itu pun diakuinya juga minim di setiap desa dan kecamatan.

“Ya, saya perhatikan di kantor kecamatan ataupun desa hampir tidak ada taman untuk warga enjoy atau hangout. Dan, hal ini menjadi perhatian kami untuk bisa berbenah ke depannya,” katanya.

Neneng mengaku akan mengeluarkan sejumlah langkah untuk memenuhi kebutuan RTH. Seperti mengalokasikan anggaran secara bertahap untuk membangun ruang publik.

“Tentunya kita harus berani mengalokasikan anggaran untuk pembangunan. Selain itu kita akan gandeng pihak ketiga untuk berpartisipasi,” ujarnya.

Sekadar informasi, Kabupaten Bekasi memiliki luas 127.338 hektar. Jika mengacu pada Undang-Undang Nomor 26 Tahu 2007 tentang Ruang Terbuka Hijau, maka pemerintah daerah harus menyediakan kawasan hijau di wilatah perkotaan seluas 30 persen.

Namun Kabupaten Bekasi yang memiliki wilayah perkotaan seluas sekitar 33 ribu hektar baru menyediakan 17,05 persen atau sekutar 5.700 hektar ruang terbuka hijau.

Disinggung soal ruang publik yang masih jauh dari ideal, Kasubid Infrastruktur dan Transportasi pada Bappeda Kabupaten Bekasi, Fuad Hasan, mengatakan pihaknya sudah memasukan program perencanaan secara makro.

Untuk pembangunan dan usulan anggaran ruang publik, kata dia, menjadi tugas OPD.

“Kita hanya sebatas pada perencanaan, namun teknis di lapangan menjadi tugas dinas teknis, karena semua kegiatan itu tergantung pada urgensi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

“Sebelumnya kita sudah bekerjasama dengan dinas teknis untuk mencari lahan demi penambahan lahan untuk RTH. Karena terkendala soal lahan, sehingga ditunda kegiatannya,” lanjutnya.

(and/rbs/gob)



loading...

Feeds

(Ilustrasi) Ketum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab, saat menghadiri istigosah di Telagamurni, Cikarang Barat, Selasa (8/12). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

Habib Rizieq Dijerat Empat Pasal

DITRESKRIMSUS Polda Metro Jaya menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus dugaan konten pornografi. Sebelumnya, …