Setelah Lapor Polisi, Korban Pencabulan Mengaku Kerap Diintimidasi

Ilustrasi. (Foto: ist)

Ilustrasi. (Foto: ist)

KORBAN pencabulan dari Bekasi Utara, sebut saja Mawar, yang 5 tahun menjadi pelampiasan nafsu bejat pamannya sendiri, BR dan sepupunya, DD, belakangan ini kerap didatangi orang bergaya preman yang mencari keberadaannya.

Ia menduga bahwa orang-orang tersebut adalah bayaran yang disengaja untuk melakukan intimidasi terhadap Mawar dan keluarganya.

“Preman berandal itu  juga suka mendatangi tempat tinggal korban yang sekarang di Kabupaten Bogor daan jujur kami sangat merasa khawatir atas hal ini. Untuk itu kami meminta agar pihak kepolisian cepat menetapkan BR dan DD sebagai tersangka,” tandas paman korban yang tidak ingin disebut namanya.

Di beritakan sebelumnya, IN menjadi budak seks oleh keduanya di kediaman pelaku yang berada di Bekasi Utara.

IN tinggal di kediaman pelaku lantaran faktor kondisi ekonomi. Sedangkan orangtua IN tinggal di daerah Bogor, Jawa Barat. Kedua orang tuanya hanyalah pegawai serabutan yang penghasilannya tidak menentu.

IN dititipkan orangtuanya pada tahun 2011 silam, sejak ia duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas V. Tepatnya pada usia IN menginjak umur 12 tahun. Di tahun itu pula Paman dan anaknya menggerayangi tubuh mungil IN yang tidak berdosa, hingga usianya kini menginjak 17 tahun.

Beruntungya, aksi bejad bapak dan anak ini diketahui oleh wali kelas IN. Sehingga akhirnya, kecurigaan wali murid IN pun terjawab, dan langsung membuat laporan kasus pencabulan yang dilakukan pelaku terhadap korban IN dengan nomor laporan LP/193/K/ISI/2017/SPKT/Restro Bekasi Kota. (kub/gob)

 

 



loading...

Feeds

(Ilustrasi) Ketum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab, saat menghadiri istigosah di Telagamurni, Cikarang Barat, Selasa (8/12). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

Habib Rizieq Dijerat Empat Pasal

DITRESKRIMSUS Polda Metro Jaya menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus dugaan konten pornografi. Sebelumnya, …