Marak Kasus Tawuran Pelajar, KPAD Kabupaten Bekasi Dorong Peran Aktif Semua Pihak

Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi M Rojak. (Foto: Ist)

Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi M Rojak. (Foto: Ist)

KASUS tawuran antarpelajar belakangan ini marak. Tak hanya di Kota Bekasi, tetapi juga di Kabupaten Bekasi. Pada Jumat (17/3/2017) puluhan pelajar SMKN 1 Cikarang Barat ketahuan membawa senjata tajam oleh anggota Polsek Tambun, sementara sebelumnya 88 orang pelajar SMK asal Karawang didapati hendak tawuran di Karangasih Cikarang Utara, Kamis (16/3/2017).

Kumpulan berita terkait Tawuran di Bekasi

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi M. Rojak, berpendapat, seharusnya Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi tidak serta merta menyerahkan urusan tersebut ke pihak polisi. Disdik harus memahami Permendikbud  Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

“Kepala Disdik tidak boleh menutup mata terkait maraknya kasus tawuran pelajar yang terjadi sekalipun SMK dalam pengelolaan ditangani dinas provinsi. Perlu diketahui bahwa kasus tawuran terjadi tidak hanya di satuan pendidikan SMK, tetapi juga di SMP,” ucapnya, Senin (20/3/2017).

Lanjutnya, permasalahan tawuran yang marak tidak hanya beban sekolah, tetapi juga semua warga seperti Komite Sekolah yang mewadahi forum wali murid, masyarakat dan pendidik juga tenaga kependidikan.

“KPAD berharap maraknya upaya percobaan tawuran yang terjadi seperti belakangan ini di Tambun Selatan dan Cikarang sekitarnya dapat dicegah, jangan sampai kejadian di Kota Bekasi yang telah mengakibatkan 3 orang korban meninggal belum lama ini.” Jelasnya.

Ia juga mengatakan KPAD akan segera berkoordinasi dengan Bimaspol Polres Metro Bekasi untuk memberikan sosialisasi perlindungan anak guna mencegak tindakan kriminal tawuran pelajar. (lea/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi. (foto: ist)

Ini Dia Jadwal UNBK

KEMENTRIAN Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis jadwal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMK, SMA, dan SMP. Dimana setiap hari …
(Ilustrasi) Siswa - siswi SMPN 1 Kota Bekasi mengerjakan soal Ujian Nasional pada hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Senin (4/5) kemarin. Terhitung Senin (4/5) hingga Rabu (6/5) sebanyak 62 siswa absen, 21 siswa mengundurkan diri dan 8 siswa sakit. (Foto Ivam Pramana Putra/GoBekasi.co.id)

Soal USBN Rentan Bocor

SEKJEN Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, ujian sekolah berstandar nasional (USBN) rentan bocor. Ini karena banyaknya celah yang …