Didesak Segera Larang Ojek Online Beroperasi, Begini Respons Dishub Kabupaten Bekasi

Perwakilan ojek pangkalan bertemu Kadishub Suhup (tengah) saat melaksanakan demo, Cikarang Utara, Senin (20/3/2017). (Foto: Ist)

Perwakilan ojek pangkalan bertemu Kadishub Suhup (tengah) saat melaksanakan demo, Cikarang Utara, Senin (20/3/2017). (Foto: Ist)

TUNTUTAN pengojek pangkalan ke Kantor Dishub Kabupaten Bekasi, Cikarang Utara,  masih tetap sama, yakni membubarkan ojek online di Kabupaten Bekasi. Hal itu diungkapkan oleh penanggung jawab aksi Juwandi, Senin (20/3/2017).

“Para pengemudi ojek pangkalan meminta agar ojek online tidak diperbolehkan beroperasi di wilayah Kabupaten Bekasi dikarenakan mengurangi omzet kita,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Suhup, mengatakan, sampai hari ini, Pemkab Bekasi belum mengeluarkan rekomendasi angkutat berbasis online baik roda dua atau empat.

“Dishub Kabupaten Bekasi sudah memasang spanduk pelarangan angkutan berbasis online di wilayah Kabupaten Bekasi. Kita sedang menunggu revisi peraturan dari Kemenhub,” jelasnya.

“Pemerintah daerah belum ada aturan tentang angkutat berbasis online dan itu aturan dari Kementerian pusat,” tutupnya. (lea/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …