Disperkimtan Kota Bekasi Usung Program ‘Kota tanpa Kumuh’

Disperkimtan Kota Bekasi saat sosialisasi di Kelurahan Kalibaru, Medansatria, Jumat (17/3/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Disperkimtan Kota Bekasi saat sosialisasi di Kelurahan Kalibaru, Medansatria, Jumat (17/3/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

KEPALA Bidang Perumahan dan Permukiman di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi Imas Asiah menjelaskan, untuk menyukseskan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) pemerintah akan bekerjasama dengan masyrakat melalui unit pelaksanaan Disperkimtan dan juga badan keswadayaan masyarakat (BKM).

“Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan masih kurang, maka dari itu kami lakukan sosialisasi agar membangkitkan kepedulian masyarakat dan tanggung jawab kami ada pada evaluasi kerja teknis pelaksananya nanti,” kata dia.

Disperkimtan sudah mencatat sebanyak 3.066 unit yang mengajukan untuk dilakukan perbaikan. Imas meminta, masyarakat yang memang tidak kebagian tempat tinggalnya direnovasi oleh APBD Kota Bekasi harap bersabar karena ada pengajuan 3.066 unit Rutilahu harus disurvei terlebih dahulu.

Imas menjelaskan, karakter rumah yang tidak layak huni meliputi ruangan sempit, ruang kurang dari 9 meter kubik per-orang. Serta, lantai tanah, bangunan terbuat dari bambu kayu murahan, sambungan listrik, tidak memiliki prasarana sanitasi MCK, sumber air minum berasal dari sumur dan criteria lainnya.

Disperkimtan memprogramkan KOTAKU di 56 Kelurahan dari 12 Kecamatan yang tersebar di Kota Bekasi dengan membangun sarana dan prasarana umum seperti halnya, sarana pemerintahan dan pelayanan umum, sarana Kesehatan.

Selain itu, sarana ruang terbuka meliputi taman, pemakaman, dan parkir. prasarana jaringan jalan, jaringan drainase, air bersih, air limbah dan persampahan. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi. (foto: ist)

Ini Dia Jadwal UNBK

KEMENTRIAN Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis jadwal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMK, SMA, dan SMP. Dimana setiap hari …
(Ilustrasi) Siswa - siswi SMPN 1 Kota Bekasi mengerjakan soal Ujian Nasional pada hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Senin (4/5) kemarin. Terhitung Senin (4/5) hingga Rabu (6/5) sebanyak 62 siswa absen, 21 siswa mengundurkan diri dan 8 siswa sakit. (Foto Ivam Pramana Putra/GoBekasi.co.id)

Soal USBN Rentan Bocor

SEKJEN Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, ujian sekolah berstandar nasional (USBN) rentan bocor. Ini karena banyaknya celah yang …