Pulang dari Komnas HAM RI, Pepen Pilih Nongkrong di Kawasan Wiskul

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat menyantap hidangan sate dan sop kambing di Kawasan Wiskul, Rabu (16/03/2017). FOTO: Muhammad Yakub/GoBekasi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat menyantap hidangan sate dan sop kambing di Kawasan Wiskul, Rabu (16/03/2017). FOTO: Muhammad Yakub/GoBekasi

ENTAH ada angin apa di seputar Kawasan Wisata Kuliner (Wiskul) berada di Jalan Rawa Tembaga, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Mata para pedagang terbelalak, terkejut melihat rombongan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi datang, Kamis (16/03/2017).

Saat itu, waktu menunjuk pukul 17:00 WIB. Pria yang akrab disapa Pepen itu datang mengenakan batik bercorak dengan warna coklat. Di kepalanya terikat kain dengan motif serupa dengan baju dipadu celana hitam, sepatu pantofel.

Senyum di bibir menyelimuti raut wajahnya yang cerah, sumringah. Dia serta merta memilih duduk di sebuah kedai soto dan sate Kambing.

Meski kaget melihat orang nomor 1 tiba-tiba mengunjungi kedainya, pelayan tetap melayani Pepen seperti halnya konsumen umumnya. Tanpa basi-basi, Pepen pun memesan sate Kambing dan Sop Kambing sebagai santapan sorenya, tak berlangsung lama pesanannya datang, ia pun menyantapnya dengan lahap.

Sambil menyantap hidangan sore, Pepen bercerita kepada awak media dan rombongan. Katanya, kedatangan dia ke Wiskul untuk mengisi perutnya yang lapar sejak siang tadi.

“Sop dan satenya enak, saya sudah tahan lapar sejak siang tadi setelah pergi ke Jakarta untuk keperluan yang memang sangat penting,” kata dia, Kamis (16/3/2017) usai menyantap hidangan sorenya di salah satu stand Wisata Kuliner kepada GoBekasi.co.id.

Sop dan sate kambingnya pun dilahap dengan nikmat hingga tak bersisa, sesekali sambil berbincang dengan awak media serta rombongannya.

Diketahui, sebelum ‘nongkrong’ sore di Wiskul itu, Pepen baru saja menghadiri undangan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI.  Undangan tersebut untuk menerima penghargaan tentang Perlindungan dan Pemenuhan atas Kebebasan Beragama dan Keyakunan Tahun 2017.

Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi komnas HAM terhadap beberapa daerah yang berdedikasi dalam perlindungan dan pemenuhan Hak Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan.

Selain Wali Kota Bekasi, kata Pepen, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dan Wali Kota Manado, Vicky Lumentut juga menerima penghargaan serupa dan menjadi panelis bersama Walikota Bekasi dalam Kongres Nasional Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (Kongres Nasional KBB) di Indonesia tahun 2017.

“Alhamdulillah saat ini di Kota Bekasi sudah ada yang namanya Majelis Umat Beragama di 12 Kecamatan dan 56 Kelurahan. Didalam Majelis ini terdapat para tokoh dari lintas Agama,” kata dia menceritakan saat memberikan sedikit pemaparan di Balai Kartini.(kub/gob)



loading...

Feeds