Masyarakat Bekasi Keluhkan Asap Polusi Truk Sampah DKI

Ratusan Truk Sampah milik DKI Jakarta, saat dilakukan uji Emisi di TPST Bantargebang, kemarin. Uji emisi tersebut baru pertama kali dilakukan, setelah alih kelola TPST Bantargebang oleh Pemprov DKI Jakrata.  (Foto: Dede Radar Bekasi)

Ratusan Truk Sampah milik DKI Jakarta, saat dilakukan uji Emisi di TPST Bantargebang, kemarin. Uji emisi tersebut baru pertama kali dilakukan, setelah alih kelola TPST Bantargebang oleh Pemprov DKI Jakrata. (Foto: Dede Radar Bekasi)

SEBANYAK 300 turuk sampah milik Pemprov DKI Jakarta dilakukan uji emisi diTempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, kemarin. Uji emisi tersebut, untuk mengendalikan gas buang yang menjadi penyebab polusi udara.

Ya, selama ini banyak truk sampah milik DKI Jakarta yang mengeluarkan asap polusi. Kondisi ini dikeluhkan oleh sebagian masyarakat Kota Bekasi.

“Ini baru pertama kali kami lakukan uji emisi di Bekasi. Sejak TPST di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta , Isnawa Adji.

Isnawa mengaku, selama ini sudah sering melakukan uji emisi untuk kendaraan Truk sampak.

”Kalau di Jakarta sudah sering kami lakukan tapi kalau di TPST Bantargebang baru pertama kali. Ini untuk mengecek kendaraan yang setiap harinya masuk ke Kota Bekasi untuk membuang sampah di TPST Bantargebang,” ungkap Isnawa.

Dia menyadari, saat ini masih banyak armada truk sampah yang mengeluarkan asap hitam tebal. Menurutnya, kendaraan tersebut tidak layak beroperasi mengangkut sampah ke TPST Bantargebang. Saat ini DKI Jakarta memiliki ribuan kendaraan truk sampah. Sehingga pelaksanaan uji emisi tidak hanya bergantung dengan ketersediaan APBD DKI Jakarta saja, namun menggandeng pihak swasta lainnya.

“Dalam uji emisi kami libatkan pihak swasta yang memang memiliki peralatan lengkap untuk melakukan pengecekan. Saat ini kami kembali optimalkan uji emisi armada pengangkut sampah,” tandasnya.

Dia mengaku, uji emisi akan dilakukan secara bertahap agar seluruh kendaraan pengangkut sampah terutama yang menuju Bekasi.

“Armada sangat banyak, untuk itu kami akan lakukan secara bertahap. Agar semua armada kami laik jalan dan gas buangnya tidak mencemari lingkungan,” ujar Isnawa

Sementara, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta rencananya akan membangun tempat pencucian truk sampah di dalam TPST Bantargebang serta pembangunan masjid bagi para pekerja.

“Jadi rencananya akan ada Car Wash sehingga armada keluar TPST sudah bersih serta pembangunan Masjid yang dapat dipergunakan oleh 600 pemulung dan 500 PHL,” paparnya

Disaat bersamaan, Senior Executive Officer After Sales Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Irwan Supriyono, selaku pihak swasta yang digandeng DKI Jakarta dalam uji emisi mengerahkan enam alat uji emisi dengan rata-rata satu alat menangani 50 armada per hari. Serta 13 teknisi yang melakukan pengecekan armada truk sampah.

“Kalau armadanya dilakukan uji emisi secara berkala, pencemaran ini dapat ditekan. Uji emisi ini juga sekaligus bentuk kepedulian kami terhadap kelestarian lingkungan hidup,” pungkas Irwan.

(dat/pj/gob)



loading...

Feeds

(Ilustrasi) Ketum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab, saat menghadiri istigosah di Telagamurni, Cikarang Barat, Selasa (8/12). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

Habib Rizieq Dijerat Empat Pasal

DITRESKRIMSUS Polda Metro Jaya menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus dugaan konten pornografi. Sebelumnya, …