Disnakertrans Kabupaten Bekasi Klaim Sudah Salurkan 800 Calon Tenaga Kerja

(ILustrasi) Stand Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) di Lapangan Ramayana masih dipadati oleh Pencari Kerja (Pencaker) untuk mengurus kartu kuning, Rabu (23/3). PUTRI/RADAR BEKASI

(ILustrasi) Stand Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) di Lapangan Ramayana masih dipadati oleh Pencari Kerja (Pencaker) untuk mengurus kartu kuning, Rabu (23/3). PUTRI/RADAR BEKASI

DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bekasi mengklaim sudah menyalurkan 800 calon tenaga kerja hasil pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK) ke dunia industri. Penyalurannya disesuaikan dengan keahlian masing-masing calon tenaga kerja.

“Sebelumnya kita salurkan 800 tenaga kerja dari berbagai keahlian sesuai bidangnya,” kata Kepala Bidang Pelatihan Tenaga Kerja pada Disnakertrans Kabupaten Bekasi, Juanda Rahmat.

Juanda mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan memaksimalkan fungsi BLK untuk masyarakat. Apalagi, pemerintah daerah sudah meneken nota kesepahaman dengan pihak kawasan industri soal penyerapan 30 persen warga lokal.

“Tentunya kita menyalurkan tenaga kerja harus yang memiliki keterampilan, karena perusahaan tidak akan sembarang menerima pegawai tanpa memiliki kualitas yang baik. Oleh sebab itu kita bina masyarakat melalui BLK,” katanya.

Pelatihan yang diberikan untuk calon tenaga kerja di BLK meliputi 12 bidang keahlian. Seperti, administrasi perkantoran, pemprograman sistem, mesin produksi, operator bubut/CNC, welding, welding Co2, instalasi listrik, listrik PLC, teknik otomotif rem manual R4, teknik kendaraan ringan, teknik sepeda motor, dan teknisi electrical body sepeda motor.

Juanda mengingatkan masyarakat yang ingin mendapat pelatihan melalui BLK agar mendatangi kantor Sekretariat Pelatihan UPTD Disnakertrans.

“Kita khususkan 100 persen untuk warga kabupaten, dan berijazahkan sekolah yang berdomisili di Kabupaten Bekasi. Sebab pelatihan 12 keahlian tersebut sesuai dengan kebutuhan industri yang bekerjasama,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Daris, menilai peluang yang diberikan untuk calin tenaga kerja sudah cukup maksimal.

“Pencapaian kinerja bupati selama lima tahun cukup memuaskan dalam sektor peluang lapangan pekerja,” katanya.

Menurutnya, salah satu indikator kepuasan warga Kabupaten Bekasi dengan bupati saat ini ialah masyarakat kembali memilih Neneng Hasanah Yasin sebagai Bupati Bekasi.

“Sebenarnya ada yang perlu dievaluasi, namun saat ini rekan-rekan di DPRD sedang melakukan kajian terkait kinerja kepemimpinan selama lima tahun melalui Panitia Khusus (Pansus) LKPJ. Tentu akan ada evaluasi setelah tim melakukan kajian yang nantinya akan diparipurnakan,” ungkapnya.

(and/pj/gob)

 



loading...

Feeds