Ujian Nasional 2017 Lebih Mudah?

(Ilustrasi) Sejumlah siswa - siswi SMAN 5 Kota Bekasi mengikuti uji coba UN online yang digelar sekolah, Uji coba yang dilakukan SMAN 5 Kota Bekasi tersebut bertujuan untuk evaluasi dan kesiapan sekolah demi menyukseskan Ujian Nasional Computer Based Test (CBT) pada 13 April 2015. Selasa (7/4). FOTO : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

(Ilustrasi) Sejumlah siswa - siswi SMAN 5 Kota Bekasi mengikuti uji coba UN online yang digelar sekolah, Uji coba yang dilakukan SMAN 5 Kota Bekasi tersebut bertujuan untuk evaluasi dan kesiapan sekolah demi menyukseskan Ujian Nasional Computer Based Test (CBT) pada 13 April 2015. Selasa (7/4). FOTO : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

PESERTA Ujian Nasional (UN) 2017 tingkat SMA/MA dan SMK diminta tidak galau. Selain nilai UN bukan lagi penentu kelulusan, materinya pun lebih mudah.

Asal, kata Kabalitbang Kemdikbud Totok Suprayitno, siswa mempelajari materi yang sudah diajarkan guru.

“Peserta UN baik berbasis komputer maupun kertas pensil, percaya diri saja. Selama belajar baik, pasti bisa‎ menjawab karena soalnya standar, tidak terlalu sulit,” kata Totok di kantornya, Selasa (14/3/2017).

Dia pun mengimbau siswa tidak melakukan kecurangan.‎ Materi UNBK hampir setara UNKP dan rata-rata sudah dipelajari siswa. “Bagi yang UNBK, nggak usah grogi. Kalau sering latihan dan terbiasa menggunakan komputer, pasti sangat mudah,” ucapnya.

‎Untuk meningkatkan kualitas lulusan SMA/MA dan SMK, setiap tahun pemerintah membuat materi UN yang bervariasi. Namun, pemerintah sellau memberikan kisi-kisi agar siswa lebih mudah untuk belajar.

Sementara itu, SMAN 1 Babelan sudah melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan UN yang tinggal beberapa pekan lagi.

Ya, sekolah yang beralamat di Jalan Janur 9 Nomorv 30, Kebalen, Babelan ini, baru pertama kali melaksanakan Ujian Nasional berbasis Komputer.

Wakil kepala sekolah bidang Kurikulum SMAN 1 Babelan, Siti Maemunah mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan. Salah satunya seperti pendalaman materi dan simulasi UNBK yang dilaksanakan setiap hari.

Setiap harinya hanya ada satu mata pelajaran yang akan di UNBK kan. Karena keterbatasan prasarana, ujian harus dibagi tiga sesi yang pada setiap sesinya terbagi tiga ruang kelas. SMA Negeri 1 Babelan memiliki 351 siswa yang terbagi menjadi 9 kelas.

“Kami hanya memiliki 70 unit computer,”katanya.

Selain itu, dia mengaku hingga saat ini sudah 4 kali melakukan try out atau uji coba UN. Dia berharap, dengan persiapan yang dilakukan bisa memperoleh hasil yang maksimal.

”Yang pasti kita berhadap siswa siap menghadapi UN dan mendapat hasil yang memuaskan,”terangnya.

Dia mengaku, sebelumnya sempat panik saat dalam simulasi UN terjadi pemadaman listrik. Dia berharap, pemerintah Kabupaten Bekasi bisa melakukan koordinasi dengan PLN untuk menjaga aliran listrik saat pelaksanaan UN nanti.

“Kepada pihak Telkomsel, saya juga berharap agar bisa membantu jaringan wifinya tetap stabil selama UNBK berlangsung. Saya juga meminta kepada orang tua siswa bisa peduli pada sekolah dan bisa membantu meminjamkan laptop agar UNBK berjalan dengan lancar dengan adanya alat yang memadai. (Mg4/jpnn/gob)‎



loading...

Feeds