Miris… Pejuang RI di Sukawangi Ini Tidak Diperhatikan Pemda

Enih (80), hidup seorang diri di gubuk reotnya di Kampung Kampung Babakan Kalibedah, RT03/11, Desa Sukamekar, Sukawangi. Ia belum mendapat bantuan dari pemerintah daerah. (Foto: Raiza Septianto/Radar Bekasi)

Enih (80), hidup seorang diri di gubuk reotnya di Kampung Kampung Babakan Kalibedah, RT03/11, Desa Sukamekar, Sukawangi. Ia belum mendapat bantuan dari pemerintah daerah. (Foto: Raiza Septianto/Radar Bekasi)

SALAH seorang pejuang kemerdekan Republik Indonesia Enih (80) hidup seorang diri di gubuk reot, di Kampung Babakan Kalibedah, RT03/11, Desa Sukamekar, Sukawangi.

Saat Radar Bekasi (Grup GoBekasi.co.id) mengunjungi gubuknya, Selasa (14/3/2017), nenek ini hanya duduk sendirian. Dengan beralaskan kasur bekas, ia termenung seperti memikirkan sesuatu.

Gubuk Enih terbuat dari bilik bambu dan beralaskan tanah. Tidak ada perabotan mahal di dalamnya. Yang terlihat hanya perabotan rumah tangga seadanya. Bahkan untuk memasak, ia masih mengandalkan tungku kayu bakar.

“Ya emang keadaan cuma begini, kalau mau duduk di depan bale aja,” katanya.

Enih sudah sekitar dua tahun ditinggal suaminya, Batong. Almarhum suaminya merupakan pejuang perintis Kemerdekaan Republik Indonesia Batalyon Serbaguna Trikora dengan NIK/NRP/NBJ : 2000.0431.

Meski almarhum suaminya seorang pejuang, namun ia tidak pernah mendapat sepeser pun tunjangan veteran dari pemerintah. Begitu juga dengan pemerintah daerah (Pemda), kata dia, belum pernah ada perhatiannya hingga kini.

Sejak ditinggal suaminya dua tahun lalu, Enih tinggal sendirian. Ia tidak memiliki anak kandung dari hasil pernikahannya dengan Batong. Ia hanya punya anak tiri, itupun tinggalnya sangat jauh.

“Waktu masih ada suami masih ada yang cari duit, sekarang cuma Wak doang sendiri, ada anak tiri tapi jauh,” katanya.

Enih berharap ada seseorang yang mau merawat dan mengurusinya. Namun ia tidak mau tinggal di panti jompo karena khawatir akan terlantar.

“Bukannya mau minta ditolong terus, tapi memang Wak butuh yang mengurusi dan sekarang kan cuma tinggal sendiri,” ujarnya. (dho/rbs/gob)



loading...

Feeds