DKP Gulirkan Program Kurangi Konsumsi Beras untuk Masyarakat Bekasi

(Ilustras) Pedagang tengah merapikan beras di Pasar Baru Bekasi. Jelang Natal dan pergantian tahun harga kebutuhan pokok mulai melonjak naik. (Foto: Ariesant/Radar Bekasi)

(Ilustras) Pedagang tengah merapikan beras di Pasar Baru Bekasi. Jelang Natal dan pergantian tahun harga kebutuhan pokok mulai melonjak naik. (Foto: Ariesant/Radar Bekasi)

DINAS Ketahanan Pangan Kota Bekasi mensosialisasikan program kurangi konsumsi beras untuk masyarakat Bekasi.Hal tersebut disampaikan oleh kepala bidang konsumsi dan keanekaragaman pangan, Zainal Abidin S, Rabu (15/3/2017).

Dirinya menuturkan program ini disosialisasikan dalam rangka mengurangi jumlah konsumsi beras agar dapat menemukan alternatif pangan lain, khususnya untuk masyarakat daerah perkotaan, kota Bekasi.

“Saat ini konsumsi beras di Indonesia sangat tinggi, maka dari itu kita sosialisasikan program ini, agar ada alternatif pangan selain beras,” katanya.

Terkait program, dirinya mengatakan program ini masih sebatas sosialisasi karena Dinas Ketahanan Pangan kota Bekasi sendiri baru berjalan selama 2 bulan.

“Saat ini kami dinas baru, jadi masih sebatas sosialisasi, meski begitu, kami optimis dengan program ini,” ujarnya.

Saat ini pihaknya telah merencanakan adanya sejumlah kegiatan sosialisasi dimana target dari program ini telah sampai pada ranah keluarga. Dinas Ketahanan Pangan memberikan sosialisasi juga terkait program pengurangan konsumsi beras dengan alternatif lain, misalnya pisang dan bahan pangan lain.

“Kami juga mensosialisasikan konsep hidroponik di mana konsep ini sangat cocok untuk daerah perkotaan yang minim lahan, konsep hidroponik dapat memanfaatkan ladang sempit depan rumah sebagai lahan bercocok tanam,” jelasnya.

Tujuan dari program ini ialah untuk mencari alternatif pangan lain yang bisa menjadi makanan sumber bertahan hidup di daerah perkotaan sekaligus mengurangi risiko penyakit diabetes akibat kandungan gula berlebih dalam beras.

“Meskipun animo masyarakat belum begitu terlihat, namun kami optimis dengan adanya program ini, sumber pangan tercukupi dan keseimbangan dapat tercapai, maka dari itu kami akan lakukan terus sosialisasi program ini, ” tutupnya (Cr28/gob)

 



loading...

Feeds

Ilustrasi. (foto: ist)

Ini Dia Jadwal UNBK

KEMENTRIAN Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis jadwal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMK, SMA, dan SMP. Dimana setiap hari …
(Ilustrasi) Siswa - siswi SMPN 1 Kota Bekasi mengerjakan soal Ujian Nasional pada hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Senin (4/5) kemarin. Terhitung Senin (4/5) hingga Rabu (6/5) sebanyak 62 siswa absen, 21 siswa mengundurkan diri dan 8 siswa sakit. (Foto Ivam Pramana Putra/GoBekasi.co.id)

Soal USBN Rentan Bocor

SEKJEN Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, ujian sekolah berstandar nasional (USBN) rentan bocor. Ini karena banyaknya celah yang …