Dinsos Kabupaten Bekasi Tidak Bisa Berbuat Banyak untuk Enih

Enih (80), hidup seorang diri di gubuk reotnya di Kampung Kampung Babakan Kalibedah, RT03/11, Desa Sukamekar, Sukawangi. Ia belum mendapat bantuan dari pemerintah daerah. (Foto: Raiza Septianto/Radar Bekasi)

Enih (80), hidup seorang diri di gubuk reotnya di Kampung Kampung Babakan Kalibedah, RT03/11, Desa Sukamekar, Sukawangi. Ia belum mendapat bantuan dari pemerintah daerah. (Foto: Raiza Septianto/Radar Bekasi)

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi mengklaim angka kemiskinan menurun. Program pemerintah daerah juga diaku berjalan tepat sasaran, seperti bedah rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Namun Enih (80), warga Kampung Babakan Kalibedah, RT03/11, Desa Sukamekar, Sukawangi belum mencicipi program tersebut. Bahkan beras untuk orang miskin (raskin), hanya sesekali ia dapatkan.

Enih adalah salah satu warga Kabupaten Bekasi yang tergolong miskin. Seharusnya, orang miskin menjadi tanggungjawab pemerintah, termasuk pemerintah daerah.

Namun Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi, Edi Rochyadi, mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk membantu Enih. Karena program pemberian makan milik pemerintah daerah, anggarannya terbatas, yakni hanya Rp7 miliar.

“Bisa dibantu untuk permakanan hanya tiga hari saja,” kata Edi.

Menurut Edi, dinasnya memiliki pendamping di tingkat desa dan kecamatan. Pendamping itu tugasnya melakukan pendataan dan memberikan bantuan untuk warga miskin.

“Jadi nanti kita dampingi dan kita lihat nanti sejauh mana yang bisa kita bantu,” ujarnya.

Edi mengatakan, anggaran pemberian makan untuk panti jompo yang diusulkan sebenarnya lebih dari Rp100 miliar. Namun anggaran tersebut dipangkas saat dibahas di DPRD menjadi Rp7 miliar, itupun hanya untuk panti jompo yang terdaftar.

“Kita bantu tapi kalau jangka panjang belum ada programnya dan bila belum dapat PKH maka kita usulkan, tapi memang seharusnya desa dan kecamatannya juga proaktif apa lagi dia (Enih) sebatang kara,” ungkapnya. (dho/rbs/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi. (foto: ist)

Ini Dia Jadwal UNBK

KEMENTRIAN Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis jadwal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMK, SMA, dan SMP. Dimana setiap hari …
(Ilustrasi) Siswa - siswi SMPN 1 Kota Bekasi mengerjakan soal Ujian Nasional pada hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Senin (4/5) kemarin. Terhitung Senin (4/5) hingga Rabu (6/5) sebanyak 62 siswa absen, 21 siswa mengundurkan diri dan 8 siswa sakit. (Foto Ivam Pramana Putra/GoBekasi.co.id)

Soal USBN Rentan Bocor

SEKJEN Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, ujian sekolah berstandar nasional (USBN) rentan bocor. Ini karena banyaknya celah yang …