150 Petani Bekasi Utara Dapat Pembinaan

(Ilustrasi) Seorang buruh memikul karung berisi timun saat panen di areal persawahan di Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (6/10). Akibat cuaca tidak menentu hasil panen timun berkurang 30 persen yang biasanya untuk lahan 1 hektare menghasilkan 6 ton, pada panen saat ini hanya menghasilkan 3 ton karena banyaknya timun yang membusuk. (GoBekasi/Ivan)

(Ilustrasi) Seorang buruh memikul karung berisi timun saat panen di areal persawahan di Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (6/10). Akibat cuaca tidak menentu hasil panen timun berkurang 30 persen yang biasanya untuk lahan 1 hektare menghasilkan 6 ton, pada panen saat ini hanya menghasilkan 3 ton karena banyaknya timun yang membusuk. (GoBekasi/Ivan)

DINAS Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi membina lebih dari 150 Petani dan perternak di wilayah Bekasi Utara. Hal ini diklaim membuat petani dan perternak lebih sejahtera. Hal ini disampaikan oleh Penyuluh Pertanian Bekasi Utara, Nur Rahayu kepada Gobekasi.co.id Selasa (14/3/2017).
“Saat ini ada 150 binaan kami yang aktif dari petani dan perternak di wilayah Bekasi utara, sawahnya juga berada di titik Titian kencana, Prima harapan regency,harapan jaya, kaliabang tengah, margamulya,harapan baru,” katanya.
Dirinya Berharapnya dengan adanya pembinaan terhadap petani dan perternak di wilayah Bekasi Utara, Pemerintah nantinya bisa lebih memperhatikan, apalagi jika lahan yang menjadi pertanian diambil oleh pengembang, namun pihaknya mempunyai solusi untuk menanam tanaman hidroponik sebagai solusi jika lahan tidak ada di wilatah Bekasi Utara.
Bukan hanya itu dirinya juga menghimbau agar lebih memperhatikan para petani dan perternak. Bukan hanya itu dirinya juga selalu memberikan pelatuhan terhadap petani dan perternak Bekasi Utara.
“Selain pembinaan kami juga memberikan bantuan seperti bibit padi, pupuk dan pestisida,” tutupnya (gob)


loading...

Feeds

Ilustrasi. (foto: ist)

Ini Dia Jadwal UNBK

KEMENTRIAN Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis jadwal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMK, SMA, dan SMP. Dimana setiap hari …
(Ilustrasi) Siswa - siswi SMPN 1 Kota Bekasi mengerjakan soal Ujian Nasional pada hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Senin (4/5) kemarin. Terhitung Senin (4/5) hingga Rabu (6/5) sebanyak 62 siswa absen, 21 siswa mengundurkan diri dan 8 siswa sakit. (Foto Ivam Pramana Putra/GoBekasi.co.id)

Soal USBN Rentan Bocor

SEKJEN Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, ujian sekolah berstandar nasional (USBN) rentan bocor. Ini karena banyaknya celah yang …