Kenaikan PAD Kabupaten Bekasi Masih Dikaji

(Ilustrasi) Kantor Bupati Bekasi. (Foto: Dokumentasi GoBekasi)

(Ilustrasi) Kantor Bupati Bekasi. (Foto: Dokumentasi GoBekasi)

DPRD Kabupaten Bekasi masih meng­kaji target pendapatan asli dae­rah (PAD) di tahun ini. Namun biasanya, kenaikan target setiap tahun sebesar 10 persen dari PAD tahun sebelumnya.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Teten Ka­maludin, mengatakan kenai­kan target sebesar 10 persen sudah rasional. Target PAD untuk meningkatkan pertum­buhan ekonomi, pembangu­nan infrastruktur dan pe­layanan publik.

”Biasanya untuk kenaikan PAD setiap tahunnya secara rasional yakni sebesar 10 persen dari target sebelum­nya,” katanya, Senin (13/3/2017).

Target PAD Kabupaten Be­kasi 2016 sebesar Rp1,8 tri­liun. Sementara capaian PAD di tahun kemarin melebihi target. Saat ini DPRD masih melakukan kajian untuk me­netukan target selanjutnya.

Meski melebihi target, namun Teten mengkritisi kinerja Di­nas Lingkungan Hidup (LH). Pasalnya, di 2016 dinas ter­sebut tidak memenuhi ca­paian target.

”Kalau soal data saya tidak ingat, namun hasil evaluasi kita di komisi I dan melalui internal Partai Nasdem, Dinas LH terendah dan perlu digen­jot tahun ini demi penca­paian PAD,” katanya.

Dari sekian banyak sektor, PBB dan BPHTB mendomi­nasi capaian PAD. Kata Teten, kedua sektor tersebut menjadi primadona di Kabupaten Be­kasi untuk menggenjot penda­patan.

”Bapenda masih terfavorit dan terbaik untuk optimalisasi pen­capaian PAD,” ujarnnya.

Untuk meningkatkan PAD, komisi I akan mengusulkan Di­nas LH agar mengajukan pem­buatan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) terpadu. (rbs/gob/adv)



loading...

Feeds