FBR Kota Bekasi Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi

Suasana di salah satu basis massa ormas, Selasa (14/3/2017). (Foto: Ist)

Suasana di salah satu basis massa ormas, Selasa (14/3/2017). (Foto: Ist)

KETUA Garda Muda FBR Kota Bekasi, Arief Rahman Hakim, mengatakan bahwa kabar tewasnya anggota FBR oleh 2 orang bercadar tersebut memang masih simpang siur.
“Kita berikan kesempatan semua ini kepada pihak Kepolisian. Sampai sekarang kita belum tahu siapa pelaku pengroyokan yang menyebabkan anggota kami meninggal dunia,” kata dia, Selasa (14/3/2017).
Atas kejadian ini, lanjut Arief, memang tidak sedikit pihaknya yang menyudutkan bahwa tewasnya anggota FBR ialah atas ulah kelompok masyarakat yang berbasis di Perumahan Titian Indah. Kendati, ia tidak ingin menuduh tanpa adanya bukti yang akurat.
“Ini masih praduga saja, makanya denga adanya ini kami meminta agar pihak Kepolisian bersikap profesional. Karena kalau ketangkep anggota kami juga akan puas dan tenang. Dan kami akan tunggu hasil kepolisian,” kata dia.
Arief juga mengakui, kelompok masyarkaat yang saat itu sedang ngopi bersama dengan korban adalah rekanan dekat korban. Untuk itu, ia tidak mau mendeskriditkan bahwa kelompok John Kei-lah yang melakukan  pengroyokkan itu.
“Kita semua itu kawan sebenarnya, dan ini adalah kabar simpang siur yang membuat anggota kami kesal. Tapi, perlahan terus saya upayakan agar amarah dapat diredam sehingga tidak mengganggu rutinitas warga lainnya. Intinya kami akan tunggu hasil kepolisian,” tutur dia. (kub/gob)


loading...

Feeds