Diamankan Polisi, Ini Pengakuan Anggota Kelompok Masyarakat di Titian Indah

Suasana di salah satu basis massa ormas, Selasa (14/3/2017). (Foto: Ist)

Suasana di salah satu basis massa ormas, Selasa (14/3/2017). (Foto: Ist)

SALAH satu anggota kelompok masyarakat di Perumahan Titian Indah yang berhasil GoBekasi wawancarai, Cristian, mengatakan, kehadiran ratusan anggota FBR ke markasnya tanpa ada bukti kuat kalau rekannya yang menghabisi nyawa korban pada dini hari tadi.

“Kita tidak tau apa-apa. Tiba-tiba mereka datang dengan membawa banyak senjata tajam, mereka teriak-teriak di depan kediaman kami,” kata Chriestian (29) saat ditemui di Markas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Selasa (14/3/2017).

Saat anggota FBR menggeruduk markasnya, Cristian mengaku, ia bersama 8 rekannya sedang melakukan rutinitas seperti biasanya. Beruntung, kata dia, anggota FBR tidak menggeruduk masuk ke dalam.

“Ada 2 orang rekan kami yang dikejar oleh kelompok FBR itu, mereka teriak ‘itu ada Ambon’ dan sebagian mereka mengejar rekan kami dengan menenteng senjata tajamnya,” kata dia.

Cristian berharap, permasalahan yang terjadi di Kota Bekasi khususnya tidak melulu disudutkan kepada anggota John Kei. Karena, saat ini apabila ada permasalahan dengan orang kulit hitam, banyak yang menyambunginya bahwa yang berulah adalah anggotanya.

“Orang hitam di Kota Bekasi ini bukan kami saja, tetapi banyak. Jadi setiap masalah atau mentang-mentang lokasi tempat kejadian perkara (TKP)-nya deket dengan kami jangan disudutkan kepada kami, harus pihak kepolisian saja yang mengusut,” harap dia. (kub/gob)



loading...

Feeds

Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

REKOMENDASI Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) terhadap anggota Komisi IV DPR RI, Sutriyono masih dapat dievaluasi. Demikian …