Tax Amnesty Segera Berakhir, Kanwil Jabar Tidak Segan Sandera Penunggak Pajak

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat II, Adjat Djatnika (kanan). (Foto: Ist)

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat II, Adjat Djatnika (kanan). (Foto: Ist)

KEPALA Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat II, Adjat Djatnika berpesan agar penunggak pajak memanfaatkan tax amnesty yang akan berakhir pada (31/3/2017) mendatang.

Bukan hanya itu ia juga memperingatkan kepada para penunggak pajak terkait sanksi yang akan diterima Wajib Pajak (WP) berupa sanksi tindakan penyanderaan (gijzeling).

Dia menceritakan bahwa pada februari 2017 telah mendapatkan izin dalam pelaksanaan gijzeling terhadap 2 WP penunggak pajak. Penunggakan pajak tercatat melalui Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cirebon.

Namun, tindakan gijzeling itu belum sempat dilakukan karena pihak yang bersangkutan bersedia melunasi pajak yang menunggak melalui program tax amnesty. Tercatat, tunggakan pajak senilai Rp32 miliar atas nama CV AS dan WP seorang pengusaha atas nama HT sebesar Rp3,3 miliar.

“Usulan paksa badan (penyanderaan) ini sudah memenuhi ketentuan dalam UU No. 19 th 1997 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 19 Th 2000 tentang penagihan pajak dengan surat paksa,” kata Adjat Senin (13/3/2017).

“Keuntungan yang didapatkan WP dan penunggak, kata dia, para penunggak pajak cukup membayar pokok pajak. Sedangkan sanksi administrasi berupa denda dan bunga akan otomatis dihapus,” tutupnya (Cr28/gob)

 



loading...

Feeds

(Ilustrasi) Ketum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab, saat menghadiri istigosah di Telagamurni, Cikarang Barat, Selasa (8/12). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

Habib Rizieq Dijerat Empat Pasal

DITRESKRIMSUS Polda Metro Jaya menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus dugaan konten pornografi. Sebelumnya, …