Pembalap Motor Bekasi Berlaga di Kejuaraan Tingat Asia

Ahmad Saugi (kiri) bertemu Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Minggu (12/3/2017). (Foto: Irwan/Radar Bekasi)

Ahmad Saugi (kiri) bertemu Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Minggu (12/3/2017). (Foto: Irwan/Radar Bekasi)

SATU pembalap motor asal Kota Bekasi, Ahmad Saugi (24), berkesempatan mengikuti kejuaraan Suzuki Asian Challenge di beberapa negara Asia.

Pembalap yang juga diproyeksikan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Bekasi di Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018, lolos menjadi wakil Indonesia dengan dua pembalap lainnya, yaitu asal Bandung dan Makassar.

”Kita lolos setelah sebelumnya mengikuti kualifikasi di sirkuit sentul. Kita disaring dan dari Indonesia berangkat tiga orang, saya dan dua pembalap lagi dari Bandung dan Makassar,”terang Saugi ditemui usai meminta restu dan dukungan dari ketua KONI Kota Bekasi dan Wali Kota Bekasi di Stadion Patriot Candrabhaga (10/3).

Saugi mengaku sudah siap secara fisik dan mental, untuk mengikuti free test dan enam seri balapan yang akan digelar di Malaysia, Thailand, Indonesia, Jepang dan India. Seri balap resmi baru dimulai bulan April dan berakhir pada Desember 2017.

“Saya sekarang juga sedang diet ketat. Karena kalau berat badan lebih ringan, motor akan lebih kencang. Saya terus asah skill  dengan latihan rutin di Sirkuit Sentul Bogor,” ujarnya.

Pembalap yang sudah menekuni dunia balap sejak tahun 2008 tersebut, berharap bisa keluar sebagai juara. Meski, ini merupakan keikutsertaannya yang pertama di kejuaraan Asia. “Semoga bisa juara umum, dan mengharumkan nama Indonesia, dan tentu saja Kota Bekasi,” ujar pembalap kelahiran Bekasi 24  Agustus 1992.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi yang sempat menemui Saugi mengatakan, pihaknya akan memberikan apresiasi kepada atlet balap motor asal Kota Bekasi, bila menorehkan prestasi di kejuaraan Asia. “Sekarang kita mendorong agar dia lebih semangat. Kalau dia juara, kita akan berikan apresiasi. Bonus, sepanjang itu di mungkinkan sesuai aturan yang ada,” katanya.

Untuk mengikuti balap motor Asia Road Racing Champhionship 2017, atlet balap motor asal Kota Bekasi, Ahmad Saugi terpaksa latihan di sirkuit Sentul Bogor. Karena Kota Bekasi, saat ini tidak memiliki sirkuit balap sebagai tempat latihan.

“Untuk menjaga prestasi atlet, mau tidak mau kita harus menyadiakan sarana dan prasarana. Sekarang kita tidak punya tempat khusus untuk latihan,” ujar Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi, Abdul Rosyad Irwan.

Pria yang akrab disapa Yan Rasyad tersebut, mengungkapkan Pemerintah Kota Bekasi tahun 2018 berencana untuk membangun sirkuit balap di Kelurahan Sumurbatu Kecamatan Bantargebang. Luasnya 17.000 meter persegi. Selain untuk menggelar kejuaraan, sirkuit tentunya akan dijadikan tempat latihan.

“Pak Wali Kota sudah setuju. kita dari KONI dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) tinggal membuat sket-nya, dan di koordinasikan dengan dinas terkait,” jelasnya

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Kota Bekasi, Komarudin mengatakan, selama ini, potensi atlet balap motor asal Kota Bekasi cukup menjanjikan. Sehingga, penyediaan sarana dan prasarana latihan, sangat perlu untuk menjaga prestasi. Pada Pekan Olahraga Daerah (PORDA) 2018 di Bogor, IMI Kota Bekasi menargetkan 1 medali emas dan 1 perunggu.

“Meski IMI Kota Bekasi belum lama terbentuk, tapi kita patut berbangga. Kita punya Nico Julian Chandra yang main di Kejurnas. Terus ada Ahmad Saugi yang ikut di kejuaraan Asia. Selain itu, para pembalap pemula kita, turun di Kejurda dan sekarang mereka sedang sekolah balap di Jogja,” tandasnya (one/rbs/gob).



loading...

Feeds