Mendikbud: Lulusan SMK Jangan Cuma Jadi Tukang Kopi

Ilustrasi. (Dokumentasi Radar Bekasi)

Ilustrasi. (Dokumentasi Radar Bekasi)

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diminta tidak hanya menghasilkan lulusan yang jadi tukang kopi.‎ Menyiapkan kopi, menyajikan kopi, dan jadi tukang fotocopy.

Ini disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat peluncuran Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 2 (LSP P2) di Kantor Kemendikbud, Senin (13/3/2017).

“Sesuai amanat Presiden Jokowi, Kemendikbud harus menguatkan sekolah kejuruan termasuk lembaga kursus. Menyiapkan sekolah kejuruan yang terampil dan tidak hanya jadi tukang kopi,” ujarnya.

Penyiapan lulusan SMK yang terampil lanjut Muhadjir, tidak lepas dari penyediaan guru berkualitas.

Baik dari aspek pengusaan materi bidang studi, ketrampilan mengajar, kewirausahaan, dan ketrampilan dalam bidang kejuruan yang dimiliknya.

Itu sebabnya, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud akan melakukan uji kompetensi keahlian bagi guru produktif di SMK melalui sertifikasi kompetensi kerja sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

“Jadi guru diharapkan bisa membe‎ntuk dan menjadikan lulusan SMK yang memiliki kompetensi kerja sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri,” terangnya. (jpnn/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi. (foto: ist)

Ini Dia Jadwal UNBK

KEMENTRIAN Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis jadwal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMK, SMA, dan SMP. Dimana setiap hari …
(Ilustrasi) Siswa - siswi SMPN 1 Kota Bekasi mengerjakan soal Ujian Nasional pada hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Senin (4/5) kemarin. Terhitung Senin (4/5) hingga Rabu (6/5) sebanyak 62 siswa absen, 21 siswa mengundurkan diri dan 8 siswa sakit. (Foto Ivam Pramana Putra/GoBekasi.co.id)

Soal USBN Rentan Bocor

SEKJEN Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, ujian sekolah berstandar nasional (USBN) rentan bocor. Ini karena banyaknya celah yang …