Dalam Sehari Nyawa 3 Pelajar Bekasi Melayang Akibat Tawuran

Dalam sehari, pelajar di Bekasi terlibat tawuran di 2 lokasi berbeda yakni di wilayah Jatiasih dan di jembatan atas jalan tol Jakarta-Cikampek, Jalan Raya Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, pada Sabtu (11/3/2017).

Di kedua lokasi tawuran tersebut sama-sama memakan korban. Di Jatiasih dua pelajar tewas yakni Edi Gilang Febriyanto (17) dan Abigail (16). Keduanya tewas akibat disabet senjata sejenis celurit.

Begitu pun tawuran pelajar di jembatan atas jalan tol Jakarta-Cikampek, Jalan Raya Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, satu nyawa melayang Oliver Vito (14) pelajar SMP Negeri 41 Rawalumbu yang juga tewas akibat disabet cerulit.

Terkait dua tawuran pelajar yang menelan korban jiwa dibenarkan Juru bicara Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing. Menurutnya, untuk tawuran di Jatiasih, terjadi saat korban Edi pulang sekolah di SMK Bina Insan Kamil di Jatikramat, Jatiasih.

Edi diajak para seniornya berboncengan sepeda motor kemudian menuju Jalan Ratna RT 2/1, Kelurahan Jatibening, Pondok Gede. Sesampainya di tempat tersebut Edi dan rombongannya bertemu pelajar dari SMK Abdi Karya, Jatibening.

“Tawuranpun tak bisa terhindarkan. Ditempat ini, pelajar dari SMK Abdi Karya, Abigail jadi korban karena terkena sabetan cerulit di bagian lehernya,” ujar Erna.

Edi dan rombongannya pun kabur saat mengetahui ada korban. Namun para pelajar SMK Abdi Karya tak melepaskan begitu saja rombongan SMK Bina Insan Kamil tersebut. Tawuran berlanjut di Jalan Raya Kodau. Namun naasnya Edi yang terjatuh dari sepeda motor, kemudian diserang orang tak dikenal disabet dengan senjata tajam dibagian pundak kiri hingga tewas.

Sementara untuk tawuran di jembatan atas jalan tol Jakarta-Cikampek, Jalan Raya Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi yang menewaskan satu orang pelajar dari SMP Negeri 41 Rawalumbu, Oliver Vito itu tewas akibat dibacok dibagian dada.

“Korban mengalami luka bacok di dada,” jelas Erna.

Saat ini kata Erna, terkait dua tawuran tersebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.

(pojokjabar/lya/gob)



loading...

Feeds

ilustrasi

Waspada Wabah ‘Gay’ di Kota Bekasi

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, meminta kepada masyarakat mewaspadai praktik pasangan sesama jenis. Hal ini menyusul terbongkarnya pesta seks kaum …
18557015_1055302654602681_3680223136746160374_n

Polisi Kurang Galak, Geng Motor Marak

KETUA Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menduga maraknya aksi anarkistis geng motor tak terlepas dari sikap kompromis masyarakat …