Besok Pagi Ratusan Guru Honorer Juga Gelar Demo di Jalan Ahmad Yani

Para guru membentangkan poster berisi penagihan janji Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Bekasi Selatan, Kamis (23/1/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Para guru membentangkan poster berisi penagihan janji Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Bekasi Selatan, Kamis (23/1/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

SEBANYAK 751 guru honorer akan melakukan aksi demonstrasi di acara parade budaya dalam rangkaian HUT Kota Bekasi ke-20, Minggu (12/3/2017) besok yang akan dimulai pada pukul 07:00 WIB.

Ketua Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Kota Bekasi, Firmansyah, mengatakan aksi tersebut merupakan upaya menagih janji Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang akan mengangkat honorer menjadi Tenaga Kerja Kontrak (TKK).

“Hasil rapat kita kemarin mendapat kepastian untuk melakukan aksi ini, besok kita akan membawa keranda mayat dalam aksi itu,” kata dia, Sabtu (11/3/2017) malam kepada GoBekasi.co.id

Hal ini, kata Firman, merupakan buntut kekecewaan mereka atas surat keputusan (SK) untuk dinaikkan menjadi TKK tidak juga mendapatkan hasil yang memuaskan dari Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

“Dari hasil kemarin yang kami (Honorer) minta adalah SK TKK. Tetapi wali kota mengeluarkan kepada kami hanya SK tenaga pendidikan (Tendik). Kami tidak butuh itu, karena SK tendik sifatnya hanya bantuan,” tegas dia.

Aksi yang dibentrokkan dengan acara parade budaya ini, lanjut Firman, merupakan teguran para guru honorer kepada wali Kota Bekasi untuk kembali mengevaluasi SK tidak sesuai dengan keinginan mereka.
“Ini juga karena adanya TKK siluman yang baru saja menjabat honorer loncat dengan cepat menjadi TKK, jumlahnya kisaran 400-an, mereka itu baru langsung diangkat menjadi TKK. Sedangkan kami sudah puluhan tahun masih status sebagai honorer, malah dapet SK tendik saja, ini tidak fair,” beber dia. (Kub/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi. (foto: ist)

Ini Dia Jadwal UNBK

KEMENTRIAN Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis jadwal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMK, SMA, dan SMP. Dimana setiap hari …
(Ilustrasi) Siswa - siswi SMPN 1 Kota Bekasi mengerjakan soal Ujian Nasional pada hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Senin (4/5) kemarin. Terhitung Senin (4/5) hingga Rabu (6/5) sebanyak 62 siswa absen, 21 siswa mengundurkan diri dan 8 siswa sakit. (Foto Ivam Pramana Putra/GoBekasi.co.id)

Soal USBN Rentan Bocor

SEKJEN Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, ujian sekolah berstandar nasional (USBN) rentan bocor. Ini karena banyaknya celah yang …