Tolak Pasien Kartu Sehat NIK, Pepen Ancam Cabut Izin Bangunan RS

Wali Kota Bekasi saat meresmikan kartu NIK secara simbolik, Rabu (22/2/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Wali Kota Bekasi saat meresmikan kartu NIK secara simbolik, Rabu (22/2/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi, menegaskan untuk pasien kurang mampu, termasuk pasien banjir, dapat menggunakan Kartu Sehat Berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) agar mendapatkan pengobatan di Rumah Sakit yang beroprasi di wilayah Kota Bekasi.

“Saya menegaskan kepada pihak rumah sakit swasta, terima KS-NIK untuk warga yang membutuhkan, jangan tolak pasien jika terdengar seperti itu, tidak akan segan segan mencabut izin bangunannya,” tegas dia acara Grand Opening Rumah Sakit Satria Medika di Kecamatan Mustika Jaya, Rabu (22/2/2017)

37 Rumah Sakit swasta yang berdiri di Kota Bekasi harus bisa berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Bekasi, jika tidak ada sinegritas yang kuat, maka banyak yang terlantar dan termasuk banyak penolakan kartu yang dikeluarkan Pemerintah Kota Bekasi.

“Jangankan yang sudah mempunyai KS-NIK, yang belum mempunyai jika memang masuk kategori KS-NIK datang saja ke 37 rumah sakit di Kota Bekasi, Kepada Direktur RS Swasta, jangan ada kata tidak ada kamar, ataupun kehabisan kamar, langsung referensi rumah sakit lain,” kata dia.

Walikota bersama Kadinkes dan Kadisdukcapil, memberikan simbolis kepada warga Kecamatan Mustika Jaya Kartu Sehat Berbasis NIK, dan selebihnya nanti juga akan disebar ke berbagai wilayah lainnya dalam waktu dekat ini. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kebut 22 Raperda

DPRD Kota Bekasi tengah mengebut penyelesaian 22 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) hingga akhir tahun 2017 ini. Ketua Badan Legislatif (Banleg) …
Pembangunan tribun lapangan multiguna, Bekasi Timur, Jumat (24/11/2017). (Foto M Yakub)

Stadion Mini Multiguna Mulai Digarap

PEMERINTAH Kota Bekasi kembali memulai bangun kursi penonton di Stadion Mini Multiguna, Bekasi Timur. Pantauan GoBekasi, yang terbangun hanya baru …