Jasa Raharja Klaim Sudah Keluarkan Santunan Rp19 Miliar

Dedy Sofyan

Dedy Sofyan

PT Jasa Raharja Perwakilan Bekasi, Jawa Barat, sejak Januari hingga November 2014 mencatat sudah mengeluarkan dana hingga Rp19 miliar untuk biaya klaim korban kecelekaan di Kota Bekasi.

Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Bekasi, Dedy Sofyan menuturkan, klaim dibayar untuk biaya korban kecelakaan yang menjalani perawatan di rumah sakit. “Kemudian santunan untuk korban yang menderita cacat tetap, serta untuk korban yang meninggal dunia,” ujarnya Kamis (4/12).

Bila dibandingkan periode yang sama tahun 2013, angka klaim yang dibayarkan PT Jasa Raharja Perwakilan Bekasi, mengalami penurunan. Tahun 2013 sejak Januari hingga November, klaim bagi korban kecelakaan mencapai Rp21 miliar.

“Kalau sepanjang tahun 2013, totalnya klaim yang kami bayarkan mencapai Rp22 miliar,” ungkapnya.

Lanjut Dedy, pihaknya saat ini sudah bekerjasama dengan delapan rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta, untuk menangani korban kecelakaan di Kota Bekasi, diantaranya RSUD Bekasi, RS Saint Elizabeth, RS Global Awal Bros, RS Hosana Medika, RS Budi Lestari, RS Islam Pondok Kopi, dan RS Bella. “Sejauh ini kerjasama itu berjalan baik dan tidak ada kendala,” terangnya.

“Kerjasama itu kami buat supaya korban kecelakaan saat masuk rumah sakit, ada yang menjamin. Jadi mereka tidak harus keluar uang,” tambahnya.

Dedy menambahkan, pihaknya menanggung biaya pengobatan di rumah sakit, maksimal Rp10 juta. Bila biaya melebihi, maka korban kecelakaan bisa menggunakan asuransi lainnya, seperti Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Maksimal yang kami tanggung Rp10 juta, selebihnya harus ada tanggungan lain,” tandasnya. (oke)



Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …